expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

beres

Selasa, 19 Maret 2013

Melukis Malam


Senja turun di bukit cahaya,
mendesak satu persatu ujung pena rerumputan malam,
jiwaku masih saja mendaki menara malam yang curam,
seakan menari di antara celah impian manusia yang karam,

Diriku,
biarlah kau miskin harta,
juga miskin rupa,
asal jangan kau miskin rasa,
juga miskin air mata,
...
kau punya segenggam cinta dan airmata,
yang akan menumpahkan tinta dan derita,
yang akan menghiasi intan dan pelita, 

kau punya sejuta rasa dan cinta,
yang akan menyalakan warna dan pena,
yang akan mencerahkan mutiara dan dunia,


Hujan turun di lembah kehidupan,
melindungi satu persatu pendaran sinar perjuangan,
hatiku masih saja terpaut pada satu bukit yang terpendam,
seakan meneduh di antara rindang angan-angan manusia yang telah karam.

Jumat, 08 Maret 2013

Bunga Sakura




Setengah dasawarsa yang lalu perjalanan kecil ini dimulai. 
Dengan segumam asa hingga menjadi satu teriakan yang membahana.

Tak ada satu pun janji yang terakad, tak juga satu kata yang terucap, 
 kecuali janji dan kata setia untuk menggapai satu ranting impian yang dulu sempat tergumam. 
Bukit itu yang kini mulai terlihat dibalik lensa kaca.  
Ku untai satu persatu kata dalam tulisan ini bersama sejumput kelelahan 
yang mulai merayap ke seluruh sendi.
Aku lelah, namun aku masih tahu arah..
Aku jemu, namun tak ku ambil jalan yang keliru..
Aku hanya bisa terpejam, saat penat mematuki selingkar pita,
aku nikmati rasa sakit, aku temani rasa perih,
luka adalah temanku,
lelah adalah sahabatku, 
karena luka selalu mengingatkanku atas kelemahanku,
karena lelah selalu mendorongku untuk mengejar mimpi dan cita-citaku,


aku merasa jauuuh lebih hebat,
saat aku tetap sabar untuk taat,
aku merasa jauuuh lebih kuat, 
dari mereka yang sering berteman dengan maksiat,

Aku ingin berlari di antara sabana, melompati delta dan muara, merangkak diantara goa, jatuh dan tersandung batu pualam. aku ingin melintasi khatulistiwa, menerjang ombak di samudera, dan menggenggam cakrawala. Aku ingin berkata kepada dunia bahwa aku BISA!

Orang-orang Buta dan Gajah



Dalam kitab Ad-Daulah al-Islamiyah  karangan as-Syaikh Abu Ibrahim Taqiyuddin Muhammad bin Ibrahim bin Mushthofa bin Isma il bin Yusuf bin Hasan bin Muhammad bin Nashiruddin an-Nabhani atau yang akrab dipanggil dengan nama as-Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani, kita mendapati penjelasan yang begitu terang, jelas dan menakjubkan tentang metode perjuangan yang ditempuh Rasulullah saw dalam meraih kepemimpinan  ditinjau dari sisi politis, sisi yang terkadang kerap tidak disoroti oleh kebanyakan umat islam saat ini.


Dalam muqodimah kitab tersebut, seorang ulama polymath (seorang mujtahid mutlak, expertis dalam bidang ushl fiqh, pemikir politik Islam, peletak dasar ilmu ekonomi Islam, penyusun konstitusi Islam) yang telah hafizh Qur'an sebelum usianya 13 tahun ini pun mewanti-wanti kita untuk sabar membimbing dan mengarahkan umat dalam memperkenalkan Islam, karena disadari atau tidak, umat islam sendiri telah banyak kehilangan memori tentang Islam dan memiliki persepsi/gambaran yang tidak utuh terhadap islam dan bentuk pemerintahan islam itu sendiri.


Umat saat ini hanya dapat menyaksikan sisa-sisa islam dengan fosil-fosil Pemerintahan Islam yang sudah dimuseumkan dengan rapi. Betapa sulit sekali bagi umat untuk memperoleh gambaran tentang Islam dan Pemerintahan Islam yang mendekati fakta sebenarnya, hal ini merupakan kondisi yang sangat wajar akibat persepsi umat telah dibangun secara tersistematis oleh standar sistem demokrasi terhadap Islam yang penuh dengan pengebirian dan  pengkerdilan terhadap wujud Islam itu sendiri, apalagi  diperparah dengan melemahnya kekuatan berpikir umat yang disertai dengan serangan bertubi-tubi tsaqofah Barat yang rusak dan merusakan.


Sahabat, mari kita bersama-sama menyimak sebuah kisah yang sejak berabad-abad lalu menjadi nasihat para Sufi kepada murid-muridnya, sebuah kisah yang menggambarkan kepada kita betapa pentingnya umat  memahami Islam secara menyeluruh dan utuh, enggak setengah-setengah. semoga bermanfaat...

Sabtu, 02 Maret 2013

Nokturno





kau biarkan cahaya bulan menerpa wajahmu,
kau biarkan sinarnya melukis siluet keimanan,
yang tak terbias karena beningnya hati dan jiwamu,
tercipta goresan lurus tanda akal dan budi pekertimu,


ketika awan perlahan mulai menyisih, menutupi bulan,
dari wajahmu, berpendar sinar putih keanggunan,
lalu sekejap menyalakan pantulan cahaya
di bumi yang tanpa warna.


tak ada yang lebih tabah darimu,
namun kau rahasiakan siut rindu
kepada bintang yang berkelip,

tak ada yang lebih mencintai selain dirimu,
namun kau rahasiakan ricik rindu
kepada angin yang semilir,



pada suatu hari nanti,
suaramu tak merdu lagi,
tapi di antara larik-larik sajak ini,
ku sisipkan do'a, untuk cepat menjemputmu.

pada suatu hari nanti,
tatapanmu mulai menjauh,
tapi di antara belantara ilmu,
kau takkan letih-letihnya ku cari,  


meski pada suatu hari nanti,
ragamu tak akan ada lagi,
rupamu tak elok lagi,
tapi di antara langit-langit rumah ini,
perangaimu tetap abadi,
tuturmu indah mempesona.

karena ibadahmu, cintamu dan rindumu kepada tuhanmu. 
 ---
| Klik tautan --> Download Nokturno (.ppt) |

Jumat, 01 Maret 2013

Dialog Dua Hati (on going)



Tentang indahnya sebuah kasih sayang, tentang kerasnya perjuangan, tentang besarnya pengabdian dua insan yang sedang berusaha memahami dan memaknai arti cinta kepada Allah swt. Nantikan kisah inspiratifnya....

Selasa, 12 Februari 2013

Rainbow





My feelings are filled with the performance of time,
With a clear voice, the endless future continues to
walk to your eyes.

My heart is honestly fragile.
Everybody around me is breaking.
Suddenly, in the sudden rain, although you
stopped again. You still believe in me.


Higher than everybody else. Close to the sky.
I am close to something bright and shiny.
I wished for light.
If I were burning, I will be o.k.
Everything is accompanying the truth.

"The boy saw the the hatred to which he is hiding
a persons shadow."
I don't want to see this kind of world anymore.
No more! No more! No more!


But I still think of you,
even if the season is coming to an end.
It has rained many times but now it has stopped.
It looks like the scene which I always watched with
my eyes closed.

The person in pain. The dream which never comes true.
Why does love have to be born in my chest?
The flowers that are blossoming are sinking back into the ground.

==
The time is filled with love.
With a clear voice continues to
to give the endless night to your eyes.

L'Arc~en~Ciel